← Kembali ke Portal Artikel
📰 Berita

PERDAFKI Berkolaborasi dalam RESPINA 2026, Perkuat Sinergi Multidisiplin untuk Peningkatan Tata Laksana Penyakit Respirasi

H
Humas
Redaksi PERDAFKI
📅 23 Juli 2026⏱️ 2 Min Baca
#PERDAFKI#RESPINA

Perhimpunan Dokter Spesialis Farmakologi Klinik Indonesia (PERDAFKI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan melalui kolaborasi pada The 27th International Meeting on Respiratory Care Indonesia (RESPINA) 2026, yang akan diselenggarakan pada 22–25 Juli 2026 di Shangri-La Hotel, Jakarta.

Mengusung tema "Respiratory Care: From Guidelines to Clinical Practice", RESPINA 2026 merupakan salah satu forum ilmiah internasional bergengsi di bidang respirasi yang mempertemukan para klinisi, akademisi, peneliti, serta tenaga kesehatan dari berbagai disiplin ilmu untuk membahas perkembangan terkini dalam tata laksana penyakit respirasi berbasis bukti.

Sebagai salah satu organisasi profesi yang tergabung dalam RESPINA Society, PERDAFKI berpartisipasi aktif dalam mendukung penyelenggaraan kegiatan ilmiah ini. Partisipasi tersebut juga diwujudkan melalui keterlibatan salah satu anggota PERDAFKI yang diundang sebagai pembicara dalam rangkaian kegiatan ilmiah RESPINA 2026. Kepercayaan ini mencerminkan pengakuan terhadap kompetensi dokter spesialis farmakologi klinik Indonesia dalam mendukung praktik klinis berbasis bukti, khususnya pada aspek farmakoterapi penyakit respirasi.

Kehadiran narasumber dari PERDAFKI diharapkan dapat memberikan perspektif mengenai optimalisasi penggunaan obat, penerapan prinsip rational use of medicines, pengelolaan interaksi obat, pemantauan keamanan terapi, hingga implementasi precision medicine dan therapeutic drug monitoring pada pasien dengan penyakit respirasi yang kompleks. Peran farmakologi klinik menjadi semakin penting dalam memastikan setiap terapi yang diberikan tidak hanya efektif, tetapi juga aman dan sesuai dengan karakteristik masing-masing pasien.

RESPINA 2026 menghadirkan berbagai kegiatan ilmiah, mulai dari workshop, simposium, kompetisi ilmiah, forum presentasi kasus, oral presentation, e-poster session, hingga RespiQuiz. Selain itu, workshop Good Clinical Practice (GCP) yang diselenggarakan bekerja sama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menjadi salah satu agenda utama untuk memperkuat kapasitas penelitian klinis di Indonesia.

Kolaborasi antara PERDAFKI dan RESPINA mencerminkan pentingnya sinergi multidisiplin dalam menghadapi tantangan penyakit respirasi yang semakin kompleks. Melalui kerja sama ini, diharapkan implementasi pedoman klinis dapat semakin optimal, sekaligus mendorong pengembangan inovasi terapi yang berorientasi pada keselamatan pasien dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.

PERDAFKI mengucapkan selamat atas terselenggaranya RESPINA 2026 dan berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus berkembang dalam mendukung kemajuan ilmu kedokteran, pendidikan, penelitian, serta pelayanan kesehatan yang berbasis bukti bagi masyarakat Indonesia.

 

Baca Artikel Menarik Lainnya

Lihat Semua ➔
TDM Bukan Sekadar Mengukur Kadar Obat: Pentingnya Keahlian Dokter Spesialis Farmakologi Klinikberita

TDM Bukan Sekadar Mengukur Kadar Obat: Pentingnya Keahlian Dokter Spesialis Farmakologi Klinik

Therapeutic Drug Monitoring (TDM) sering dipahami sebagai pemeriksaan kadar obat...

📅 22 Agustus 2026
Mengenal Lebih Dekat Layanan Klinik Farmakologi RSUIartikel

Mengenal Lebih Dekat Layanan Klinik Farmakologi RSUI

Seiring dengan perkembangan ilmu kedokteran dan semakin kompleksnya kasus penyak...

📅 10 Agustus 2026
Menguatkan Terapi Pasien Kritis: PERDAFKI Berkontribusi di RESPINA 2026berita

Menguatkan Terapi Pasien Kritis: PERDAFKI Berkontribusi di RESPINA 2026

Perhimpunan Dokter Spesialis Farmakologi Klinik Indonesia (PERDAFKI) kembali ber...

📅 25 Juli 2026