Komitmen terhadap penggunaan antibiotik yang bijak terus menjadi perhatian penting dalam dunia kesehatan. Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam menghadapi tantangan resistensi antimikroba, dr. William, Sp.FK diundang sebagai narasumber pada sebuah webinar edukasi yang diselenggarakan pada 12 Juli 2026.
Dalam kesempatan tersebut, dr. William membawakan dua topik yang sangat relevan dengan praktik klinik sehari-hari, yaitu:
-
Antibiotic Stewardship dalam Praktik Klinik: Pencegahan Resistensi dan Optimalisasi Terapi
-
Strategi Pemilihan Antibiotik Empiris pada Kasus Infeksi Berat dan Sepsis
Melalui kedua materi tersebut, peserta diajak memahami pentingnya penerapan Antimicrobial Stewardship (AMS) sebagai strategi untuk memastikan antibiotik digunakan secara tepat indikasi, tepat dosis, tepat durasi, dan tepat sasaran. Pendekatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan keberhasilan terapi pasien, tetapi juga menjadi langkah penting dalam menekan laju resistensi antimikroba yang kini menjadi tantangan kesehatan global.

Selain itu, dr. William juga membahas prinsip pemilihan antibiotik empiris pada pasien dengan infeksi berat dan sepsis. Materi ini menekankan pentingnya pengambilan keputusan klinis yang cepat namun tetap berdasarkan karakteristik pasien, dugaan sumber infeksi, pola kuman lokal, serta prinsip de-eskalasi terapi setelah hasil kultur dan uji sensitivitas tersedia.
Partisipasi dr. William sebagai pembicara mencerminkan peran aktif dokter spesialis farmakologi klinik dalam mendukung penggunaan antibiotik yang rasional melalui pendekatan berbasis bukti. Keahlian farmakologi klinik memiliki kontribusi penting dalam mengoptimalkan efektivitas terapi sekaligus meminimalkan risiko efek samping dan perkembangan resistensi antibiotik.
Semoga kegiatan ilmiah ini dapat memperkuat pemahaman tenaga kesehatan mengenai penggunaan antibiotik yang tepat serta mendorong implementasi praktik antibiotic stewardship di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan di Indonesia.
Saksikan rekaman webinar melalui tautan berikut:
YouTube Webinar dr. William, Sp.FK



