Komitmen Perhimpunan Dokter Spesialis Farmakologi Klinik Indonesia (PERDAFKI) dalam memperluas jejaring dan kolaborasi internasional kembali diwujudkan melalui kiprah salah satu anggotanya di forum ilmiah bergengsi tingkat Asia Pasifik.

dr. Jefman Efendi Marzuki, Sp.FK mendapat kehormatan sebagai invited speaker pada Asia Pacific Intensive Care Symposium (APICS) 2026 yang diselenggarakan pada 10–12 Juli 2026 di Bali. APICS merupakan salah satu simposium intensive care terbesar di kawasan Asia Pasifik untuk berbagi perkembangan terbaru dalam tata laksana pasien kritis.
Dalam kesempatan tersebut, dr. Jefman membawakan topik "Therapeutic Drug Monitoring in Critically Ill Patients", yang mengulas pentingnya pemantauan kadar obat sebagai bagian dari pendekatan precision medicine pada pasien kritis. Kondisi pasien di unit perawatan intensif (ICU) sering kali mengalami perubahan farmakokinetik yang kompleks akibat gangguan fungsi organ, respons inflamasi, maupun berbagai intervensi medis. Oleh karena itu, Therapeutic Drug Monitoring (TDM) berperan penting dalam memastikan setiap pasien memperoleh terapi yang tepat, efektif, dan aman sesuai dengan kondisi klinisnya.
Kehadiran dr. Jefman sebagai invited speaker merupakan bentuk pengakuan terhadap kompetensi ilmiah dan profesional dokter spesialis farmakologi klinik Indonesia di tingkat internasional. Lebih dari itu, partisipasi ini menjadi sarana untuk memperkuat kolaborasi dengan para ahli dari berbagai negara, membuka peluang penelitian bersama, serta mempercepat pertukaran ilmu pengetahuan dan inovasi dalam bidang farmakologi klinik dan critical care.
Bagi PERDAFKI, kolaborasi internasional bukan sekadar meningkatkan eksistensi organisasi di kancah global, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk membawa praktik terbaik (best practices), perkembangan ilmu pengetahuan, serta inovasi pelayanan kesehatan ke Indonesia. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh melalui forum internasional diharapkan dapat diterjemahkan menjadi implementasi nyata dalam praktik klinis, pendidikan, penelitian, hingga penyusunan kebijakan berbasis bukti.
Melalui jejaring global yang semakin kuat, PERDAFKI berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kapasitas anggotanya agar mampu menghadirkan pelayanan farmakologi klinik yang semakin berkualitas. Upaya ini merupakan bagian dari kontribusi nyata dalam mewujudkan pelayanan kesehatan Indonesia yang lebih paripurna.
Ke depan, PERDAFKI berharap semakin banyak anggotanya yang memperoleh kesempatan untuk berkontribusi dalam forum ilmiah internasional. Dengan demikian, kolaborasi lintas negara dapat terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia Indonesia, mempercepat adopsi inovasi di bidang farmakologi klinik, dan pada akhirnya memberikan manfaat nyata bagi peningkatan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat Indonesia.



